|
|
Memperkenalkan Anjungan Anjungan Daerah adalah bangunan-bangunan rumah adat yang bercirikan arsitektur tradisional khas daerah Indonesia. Terdapat 26 Anjungan Daerah yang dibangun berderet mengelilingi danau Miniatur Arsipel Indonesia, melambangkan satu kesatuan yang tak terpisahkan. Tiap provinsi menampilkan sekurangnya tiga bentuk rumah adat khas daerah, berada di satu kawasan yang disediakan untuk provinsi bersangkutan. Bentuk rumah adat dibuat sesuai dengan bangunan asli, baik ukuran, bentuk atap, ragam hias, susunan ruangan, bentuk jendela, tangga, dan detail lainnya. Bahkan ada yang langsung dipindahkan dari daerahnya, seperti rumoh Aceh Cut Meutia yang langsung dibawa dari Nanggroe Aceh Darussalam. Anjungan Daerah dimaksudkan untuk memberikan informasi mengenai rumah adat berbagai suku bangsa di Indonesia kepada masyarakat luas, terutama generasi muda yang mungkin tidak sempat lagi melihat rumah adat di daerah asalnya. Bangunan dan rumah adat sekaligus digunakan sebagai tempat pameran dan peragaan berbagai benda sejarah, pakaian adat, peralatan kesenian, hasil kerajinan, dan benda-benda budaya lain yang merupakan warisan bangsa yang tak ternilai harganya. Pengunjung dapat melihat dari dekat dan memperoleh informasi yang diperlukan, termasuk beragam suku bangsa berikut adat istiadat daerah masing-masing, karena Anjungan Daerah tak ubahnya miniatur provinsi yang diwakilinya sehingga materi isi, koleksi, beserta seluruh atraksi yang disajikan merupakan refleksi kehidupan budaya provinsi bersangkutan. Mengunjungi Anjungan Daerah satu demi satu serasa mengelilingi Indonesia. Mengintip rumah rakit di Anjungan Sumatera Selatan, berfoto di depan rumah Gadang khas Minangkabau di Anjungan Sumatera Barat, menikmati lenggang lenggok penari jaipong di bangunan model keraton Kasepuhan Cirebon, Anjungan Jawa Barat, sampai pada petualangan menemukan keunikan dan kearifan rumah panjang Lamin, suku Dayak Kalimantan, dan seterusnya merupakan pengalaman yang tak mungkin dilakukan dalam waktu yang sangat pendek. Pada hakikatnya, Anjungan Daerah merupakan inti dan identitas TMII. |
|
|
|
|
|
|
|
|
Anjungan Kepulauan Riau Provinsi Kepulauan Riau dibentuk berdasarkan UU No. 25 tahun 2005 dengan Tanjung Pinang sebagai ibukota. Semula Kepulauan Riau merupakan bagian dari Provinsi Riau. Daerah Tingkat I dengan luas 8.084,01 Km² ... Selanjutnya » |
|
Anjungan Nusa Tenggara Timur Singgah di Anjungan Nusa Tenggara Timur (NTT) pengunjung akan menyaksikan bermacam-macam rumah adat yang memamerkan benda-benda hasil budaya masyarakatnya. Bangunan paling besar berupa rumah adat Ende-Flores yang dipermodern. Rumah aslinya ... Selanjutnya » |
|
Anjungan DKI Jakarta dan Sanggar Krida Wanita Jaya Raya Anjungan Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta menyajikan bangunan modern berupa tiruan bagian bawah Monumen Nasional, yang aslinya berada di Lapangan Monumen Nasional di depan Istana Merdeka.Bangunan ini terdiri atas dua ... Selanjutnya » |
|
Anjungan Bali Bali juga disebut Pulau Dewata karena alamnya yang indah dan banyak pura tempat persemayaman para dewa. Sebagian besar penduduk Bali memeluk agama Hindu. Agama Hindu mengenal banyak Dewa sebagai manifestasi ... Selanjutnya » |
|
Anjungan Maluku Utara Provinsi Maluku Utara menjadi provinsi merupakan hasil pemekaran dari Provinsi Maluku pada tanggal 4 Oktober 1999 berdasarkan UU No.46 tahun 1999. Wilayah provinsi kepulauan ini seluas 140.255,36 km², terdiri atas ... Selanjutnya » |
|
Anjungan Banten Provinsi Banten semula berstatus daerah karesidenan di Provinsi Jawa Barat. Pada tanggal 18 November 2000, Banten resmi menjadi provinsi ke-30 dengan ibukota Serang berdasarkan UU No. 23 tahun 2000. Luas ... Selanjutnya » |
|
Anjungan Kalimantan Tengah Singgahlah di Anjungan Kalimantan Tengah, Anda akan menemukan pesona keajaiban dari rumah panjang (rumah betang) yang begitu panjang dan besar, balai adat yang unik, dan berbagai koleksi benda budayanya yang ... Selanjutnya » |
|
Anjungan Sulawesi Selatan Jangan lupa singgah di Anjungan Sulawesi Selatan karena tempat ini sungguh mempesona. Tak heran jika banyak wisatawan mancanegara mengunjungi anjungan ini untuk mengagumi satu persatu rumah adat Bugis, Makasar, dan ... Selanjutnya » |
|
Anjungan Bangka Belitung Dahulu wilayah ini merupakan bagian dari Provinsi Sumatera Selatan, namun kemudian menjadi provinsi ke-31 dengan Pangkal Pinang sebagai ibukota berdasarkan UU No. 27 tahun 2000. Provinsi Bangka Belitung memiliki luas ... Selanjutnya » |
|
Anjungan Sulawesi Utara Anjungan Sulawesi Utara menampilkan dua buah rumah adat: rumah pewaris (walewangkoa) mewakili suku Minahasa dan rumah adat Bolaang Mongondow, dilengkapi dengan berbagai patung, seperti tokoh pejuang Bogani, penari cakalele, siow ... Selanjutnya » |
|
|
|
|
|
|
|