Ditinjau dari segi gerak maupun karakternya tari pendet dapat diklasifikasikan sebagai tari perempuan halus dan massal. Komposisinya berjajar tiga atau empat memanjang ke belakang, hal ini sangat tergantung pada keadaan luas halaman Pura dimana tari Pendet dipertunjukan.
Tari Pendet mulai ditarikan pada waktu akan berlangsungnya upacara persembahyangan dengan diikuti juga nyanyian kidung wargasari. Perlu diketahui bahwa di daerah Karangasem tari pendet juga ditarikan oleh para penari laki-laki yang sudah tergolong lanjut usia. Itulah sekelumit tari Pendet yang tidak dapat dilepaskan dengan kehidupan masyarakat pendukungnya karena seni tari hidup dan berkembang mengikuti perkembangan masyarakat.
Oleh karena itu BPP TMII bekerja sama dengan Anjungan Bali akan mengadakan kegiatan lomba Tari Pendet yang akan di gelar pada hari Minggu tanggal 25 Oktober 2009 pukul 08.00 wib-selesai bertempat di Anjungan Bali Taman Mini “Indonesia Indah”. Sebagai wisata budaya yang bertujuan untuk merekam dan menyebar luaskan informasi tentang aneka –ragam budaya Indonesia, khususnya yang menampilkan ke Indonesiaan dan mengandung nilai-nilai budaya yang patut dibanggakan serta mempunyai daya tarik bagi pengembangan wisata budaya serta meningkatkan perhatian, minat, dan apresiasi masyarakat terhadap budaya bangsa yang mempunyai potensi sebagai sasaran wisata budaya.